BENARKAH KITAB SULAM TAUFIQ BUKAN DARI SADAH BAALAWI ?



SYUBHAT DAN KERANCUAN SEKTE IMADIYAH : BENARKAH KITAB SULAM TAUFIQ BUKAN DARI SADAH BAALAWI ?


👉 Sudah sangat masyhur dan diketahui bahwasanya sebuah kitab fenomenal yang diajarkan di pesantren2 Indonesia yang bernama kitab sulam Taufiq, itu ditulis oleh seorang habaib/ Sayyid bermarga baalawi yaitu Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir.


👉 Namun dalam hal ini, saking bencinya sekte IMADIYAH dengan marga baalawi, sampai2 membuat sebuah kerancuan dan syubhat dimana mereka banyak mengatakan kitab tersebut bukan karangan Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir, namun kitab tersebut kata mereka adalah karangan ulama pribumi karena ditemukannya beberapa manuskrip, dapat kita lihat dalam screenshot pertama dibawah 👇, lebih lanjut bahkan dikatakan bahwa pengarang kitab sulam Taufiq seperti Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir mencuri hak cipta, bahkan sampai dituduh beliau ini sebagai tokoh fiktif 😅


👉 Selain argumen pertama, ada argumen kedua yaitu mereka mengatakan bahwasanya kitab tersebut betul ditulis oleh Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir, namun dalam hal ini mereka mengatakan bahwasanya beliau Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir bukanlah marga baalawi yg berasal dari Bani Sayyid Husein, melainkan dari Bani Sayyid hasan


👉 Dari kedua argumen sekte IMADIYAH ini, dapat kita ketahui dan kita simpulkan :


1. Ada kerancuan dalam argumen mereka, kerancuan tersebut dapat kita pahami dengan sangat jelas, yaitu adanya kontradiksi antara argumen pertama mereka dengan argumen kedua, pertama mereka dengan jelas menolak dan mengatakan bahwa kitab sulam Taufiq bukan karangan Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir sebagimana masyhurnya diketahui bermarga baalawi, bahkan sampai beliau dikatakan tokoh fiktif, mereka menyatakan dengan tegas kitab tersebut karangan ulama pribumi, kedua argumen mereka bertentangan dengan argumen pertama dimana mereka mengatakan, bahwasanya betul Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir lah pengarang kitab sulam Taufiq, namun dalam hal ini mereka menyebutkan beliau bukan marga baalawi melainkan dari Bani hasan, Disni sudah kita ketahui dengan jelas, hujjah dan argumen mereka saling kontradiksi 


2. Dari argumen yang kontradiksi tersebut jelas dapat diketahui bahwasanya argumen atau hujjah mereka adalah hujjah hawa napsu dan bukanlah hujjah diatas ilmu yang niat mencari kebenaran, karna suatu kebenaran tidaklah akan saling KONTRADIKSI

 الحق لا يتعدد


Kebenaran tidak akan bertentangan dengan dirinya sendiri.


3. Dari hujjah mereka ini, jelas dapat kita ketahui hujjah mereka adalah framing yang tidak benar dan hujjah yang sangat lemah


___________


👉 Selain kerancuan karna adanya kontradiksi atas hujjah mereka, hujjah mereka pun sangatlah lemah, alasanya :


1. Mereka mengklaim bahwa kitab sulam Taufiq adalah kitab ulama pribumi, alasan mereka karna ditemukannya beberapa manuskrip yg lebih tua dari karangan ulama baalawi yaitu Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir


👉 Kalau lah memang shahih dan betul itu karangan ulama pribumi, pertanyaannya siapakah nama ulama pribumi yg mengarang kitab sulam Taufiq tersebut ?


👉 Kalau lah memang shahih dan betul itu karangan ulama pribumi, siapa ulama yg menyatakan dan mengakui keshahihan manuskrip tersebut, bahwasanya itu betul betul karangan ulama pribumi atas klaim kitab sulam Taufiq ?


👉 Kalaulah shahih dan betul manuskrip tersebut adalah bukti ulama pribumi menulis kitab sulam Taufiq, maka kenapa baru muncul baru2 ini ? Kenapa tidak muncul saat banyak ulama mengajarkan dan bahkan mensyarah kitab sulam Taufiq ini ? Dimana manuskrip tersebut saat imam Nawawi menyatakan dan mensyarah kitab sulam Taufiq adalah karangan Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir ? Dimana manuskrip tersebut saat KH Hasim Asy'ari merekomendasikan para pengikutnya untuk belajar kitab sulam Taufiq yg dikarang oleh Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir ? Dimana ulama yang menyimpan manuskrip tersebut ? Kenapa baru muncul sekarang dan tidak memunculkan saat banyak ulama besar menyebutkanya ??


👉 Kalaulah ada manuskrip yg lebih tua dan itu shahih, sudah pasti para ulama yg mensyarah kitab sulam Taufiq seperti imam Nawawi mengetahuinya, karna tidak mungkin beliau dusta atas klaimnya bahwa kitab trsebut betul dikarang Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir, secara beliau adalah ulama pribumi dan muktabar dijamanya, bukan sekelas kroco seperti kyai2 pendukung kyai Imad sekarang ini,


👉 Kalaulah betul shahih itu karangan pribumi, siapa yg menjamin keshahihanya ? Apa bukti kesahihannya? Siapa saja yg diamanahkan menjaga manuskrip tersebut dan kenapa baru muncul sekarang ?? 


👉 Secara jelas mereka tidak akan bisa menjawab pertanyaan2 diaats 👆, karena jelas betul apa yg mereka lakukan hanya framing bukan untuk kebenaran, namun meracuni dan mendoktrin masyarakat agar benci dengan sadah baalawi dengan dalih mereka, bahwa Ba'alawi itu mencuri kitab karangan ulama pribumi, ini adalah sifat culas dan licik serta munafik..


✅ Secara shahih kitab sulam Taufiq adalah kitab karangan Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir, sebagaimana disebutkan banyak ulama yg mensyarah seperti imam Nawawi dalam Syarah kitabnya yg bernama Mirqat shu'ud at-Tashdiq fi Syarh Sulam at-Tawfiq, dan juga seperti Syaikh Hasan bin Ahmad bin Abdullah al-Kaf dalam kitabnya Is'ad ar-Rafiq wa Bughyat as-Sadiq 


✅ Secara shahih kitab sulam Taufiq adalah kitab karangan Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir, sebagiamana atas rekomendasi KH Hasyim Asy'ari, beliau dengan tegas mengatakan dan mengakui dalam salah satu khutbah Muktamarnya Mbah Hasyim berkata:


فَعَلَيْكُمْ يَا إِخْوَانِيْ فِيْ هَذَا الزَّمَانِ بِخَاصَّةٍ أَنْفُسِكُمْ، وَتَابِعُوْا هَدْيَ نَبِيِّكُمْ، فَكَافِيكُمْ التَّمَسُّكُ بِالْقُرْآنِ وَالتَّنَسُّكُ عَلٰى طَرِيْقَةِ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ الَّتِيْ بَيَّنَهَا السَّلَفُ الصَّالِحُوْنَ، ثُمَّ إِنَّ مِمَّا بَيَّنَهُ السَّلَفُ الصَّالِحُونَ مَا ذَكَرَهُ السَّيِّدُ عَبْدُ اللهِ بْنُ طَاهِرٍ فِيْ «سُلَّمِ التَّوْفِيْقِ» وَمَا ذَكَرَهُ سَيِّدِيْ حُجَّةُ الإِسْلَامِ الْغَزَالِيُّ فِيْ «بِدَايَةِ الْهِدَايَةِ»، فَعَلَيْكُمْ بِهِمَا وَبِمِثْلِهَمَا؛ فَإِنَّهُمَا إِنْ عَمِلْتُمْ بِهِمَا يُؤَدِّيَانِ بِكُمْ إِلَى الْمُلْكِ الْمُقِيْمِ وَالنَّعِيْمِ الدَّائِمِ فِيْ جِوَارِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.


Saudara-saudaraku. Di zaman ini urusilah perkara kalian sendiri. Ikuti petunjuk Nabi kalian. Cukuplah berpegang teguh dengan al-Quran dan beribadah sesuai jalan Nabi Muhammad yang telah dijelaskan ulama salaf saleh. Di antara yang dijelaskan oleh ulama salaf saleh adalah apa yang disebutkan oleh Sayyid Abdullah bin Thahir dalam kitab Sullam at-Taufiq dan Hujjatul Islam al-Ghazali dalam kitab Bidayat al-Hidayah. Pegang teguhlah dengan kedua kitab ini, juga kitab-kitab yang menyerupainya. Kedua kitab ini jika kalian amalkan, maka akan membawa kalian kepada kerajaan yang kekal dan kenikmatan yang langgeng di sisi Allah, tuhan alam semesta."


👉 Perhatikan ucapan Mbah Hasyim, beliau mengatakan 


ثُمَّ إِنَّ مِمَّا بَيَّنَهُ السَّلَفُ الصَّالِحُونَ مَا ذَكَرَهُ السَّيِّدُ عَبْدُ اللهِ بْنُ طَاهِرٍ فِيْ «سُلَّمِ التَّوْفِيْقِ»


"Di antara yang dijelaskan oleh ulama salaf saleh adalah apa yang disebutkan oleh Sayyid Abdullah bin Thahir dalam kitab Sullam at-Taufiq"


👉 Penyebutan tersebut adalah pengakuan bahwasanya kitab sulam Taufiq adalah karangan Sayyid Abdullah bin Thahir, sebagiamana Mbah Hasyim juga mengatakan


وَمَا ذَكَرَهُ سَيِّدِيْ حُجَّةُ الإِسْلَامِ الْغَزَالِيُّ فِيْ «بِدَايَةِ الْهِدَايَةِ»


"dan apa yang disebutkan oleh Hujjatul Islam al-Ghazali dalam kitab Bidayat al-Hidayah"


👉 Secara jelas kitab bidayat Al hidayah adalah karangan imam Al Ghazali 


________


2. Dalam hujjahnya yg kedua, dapat dilihat screenshot kedua dibawah 👇, mereka mengatakan bahwa betul yg mengarang kitab sulam Taufiq adalah Sayyid Abdullah bin Thahir, namun beliau bukan marga baalawi melainkan marga dari bani Hasan


👉 Hujjah keduanya yg tampak kontra dengan hujjah pertama mereka, juga sangat lemah, Disni kita dapat bertanya juga, siapa yg menyatakan nasab Sayyid Abdullah bin Thahir itu bukan baalawi ?, siapa yg menyatakan beliau dari bani Hasan ? Padahal secara tegas para ulama menyatakan beliau ini marga baalawi dadi Bani Husein bukan hasan


✅ Secara jelas, seperti imam Nawawi menyatakan sendiri dengan tegas dalam kitab Mirqat Shu'ud at-Tashdiq fi Syarhi Sullam at-Taufiq pada muqaddimahnya beliau lantang mengatakan Sayyid Abdullah bin Thahir adalah seorang dari marga baalawi :


الشيخ عبد الله بن الحسين بن طاهر بن محمد بن هاشم باعلوي


Disni imam Nawawi menyebutkan kata "Syaikh", bukan berarti beliau menafyikan ketersambungan nasab Sayyid Abdullah bin Husain bin Thahir kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم . Secara gamblang juga  imam Nawawi menyebutnya sebagai Ba'alawi


✅ Selain imam Nawawi, ulama besar seperti Mushannif kitab إسعاد الرفيق وبغية الصديق yaitu Asy-Syaikh Hasan bin Ahmad bin ‘Abdullah al-Kaf, Dalam kitab syarahnya  beliau menyatakan bahwa pengarang Sulam at-Taufiq, yakni Asy-Syaikh Abdullah bin Husain bin Thahir, adalah seorang Sayyid keturunan Ba ‘Alawi, yaitu dzurriyah (keturunan) Nabi Muhammad SAW melalui jalur Sayyidina Husain.


👉 Dari sini pun diketahui nasab Masyur beliau adalah baalawi sebagaimana yg dijelaskan para ulama diaats 👆 


✅ Abdullah bin Husain bin Thahir bin Muhammad bin Hasyim bin Abdurrahman bin Abdullah bin Abdurrahman bin Muhammad bin Abdurrahman bin Ahmad bin Alwi bin Ahmad bin Abdurrahman bin Alwi Ammul Faqih bin Muhammad Sahib Mirbat bin Ali Khali Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin Ubaydillah bin al-Imam Ahmad al-Muhajir bin Isa Ar-rumi bin Muhammad al-Naqib bin Ali al-Uraydi bin Jafar Sodiq bin Muhammad al-Baqir bin Ali Zainal Abidin, bin Husain bin Ali dan Fatimah Az-zahra (putri Nabi Muhammad SAW)


👉Di akhir nasab disebutkan:


"...bin Husain bin Ali dan Fatimah Az-Zahra (putri Nabi Muhammad SAW)"


Artinya, nasab tersebut berujung pada Sayyidina Husain bin Ali bin Abi Thalib, putra dari Sayyidah Fatimah dan cucu Nabi Muhammad SAW. Jadi, ini adalah keturunan dari jalur Sayyidina Husain, bukan Sayyidina Hasan.

________

Kalau ada yg menyatakan mushonnif kitab sulam Taufiq bukan dari baalawi, kita perlu perjelas siapa yg menyatakan demikian, sedangkan ulama muktabar dari pribumi sendiri seperti imam Nawawi mengatakan  dengan tegas dalam kitab Mirqat Shu'ud at-Tashdiq fi Syarhi Sullam at-Taufiq pada muqaddimahnya beliau lantang mengatakan Sayyid Abdullah bin Thahir adalah seorang dari marga baalawi :


الشيخ عبد الله بن الحسين بن طاهر بن محمد بن هاشم


باعلوي

Posting Komentar

Harap berkomentar yang bisa mendidik dan menambah ilmu kepada kami

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler