Hal ini dijelaskan dalam beberapa kitab, di antaranya:
- Itsmidul ‘Ain, halaman 77.
- Bughyatul Mustarsyidin, halaman 257.
- Al-Bajuri, Juz II, halaman 304.
لـو نـوى العـقـيـقـة والضـحيـة لم تحصـل غيـر واحـد عنـد حـج ويحـصـل الكل عـنـد م ر.....
_"Jika seseorang berniat aqiqah dan qurban dalam satu penyembelihan, maka menurut Imam Ibnu Hajar hanya salah satu yang sah, sedangkan menurut Imam Ramli keduanya sah." (Itsmidul ‘Ain, halaman 77).
لـو ذبـح شـاة ونـوى بـهـا ألأضـحيـة و العـقـيـقـة أجـزائـه عـنـهـمـا قـاله م ر وقال أبن حجـر لا تـداخـلا ن...
_"Jika seseorang menyembelih seekor kambing dengan niat qurban dan aqiqah, maka menurut Imam Ramli hal itu mencukupi untuk keduanya, sedangkan menurut Imam Ibnu Hajar hanya mencukupi salah satunya." (Bughyatul Mustarsyidin, halaman 257).
لو أراد بالـشـاة الـواحـدة ألأضـحيـة و العـقـيـقـة لـم يكـف لكـن الـذي صـرح بـه الـعـلامـة الـرمـلى أنـه يكـفى...
_"Jika seseorang menyembelih satu ekor kambing dengan niat qurban dan aqiqah, maka menurut sebagian pendapat hal itu tidak mencukupi. Namun, Imam Ramli secara tegas menyatakan bahwa hal tersebut mencukupi." (Al-Bajuri, Juz II, halaman 304).
- Menurut Imam Ramli, satu penyembelihan dengan niat qurban dan aqiqah cukup dan sah untuk keduanya.
- Menurut Imam Ibnu Hajar, satu penyembelihan hanya mencukupi salah satu dari keduanya, baik qurban maupun aqiqah.
