Definisi hadits maqthu'

 Definisi hadits maqthu', dan penjelasannya*📌



المقطوع

المقطوع : هو الحديث المضاف إلى التابعي قولاً أو فعلاً ، سواء كان متصل الإسناد أم لا .


وسمي بذلك لقطعه عن الوصول للصحابي أو النبي ﷺ.


ويدخل في هذا التعريف المتصل والمعضل والمنقطع ، ويخرج المرفوع والموقوف والمرسل .


حكمه :

أنه ليس بحجة إلا إذا كانت هناك قرينة تدل على الرفع ، فيكون مرفوعاً حكماً ، أو قرينة تدل على الوقف فيكون موقوفاً حكما . كقول التابعي "من السنة كذا وكذا"، فالراجح أن هذا مقطوع ، له حكم الوقف .


وقد أطلق بعضهم المقطوع في موضع المنقطع وبالعكس تجوزاً ، أي وأطلق المنقطع في موضع المقطوع.


[السيد محمد بن علوي المالكي، قواعد الأساسية في علم مصطلح الحديث، صفحة ٢٣-٢٤].


Al-Maqthu‘ (المقطوع)

Al-maqthu'‘ adalah hadis yang disandarkan kepada seorang tabi‘i, baik berupa perkataan maupun perbuatan, dan baik sanadnya bersambung maupun terputus.


Disebut maqtu‘ karena terhenti pada tabi‘i dan tidak sampai kepada sahabat atau Nabi Shallallahu 'Alaihi wasallam.


Dengan definisi ini, maka yang termasuk di dalamnya adalah hadis muttasil, mu‘dal, dan munqati‘,

sedangkan marfu‘, mauquf, dan mursal tidak termasuk maqthu‘.


Hukumnya:

Hadis maqtu‘ bukanlah hujjah,

kecuali apabila terdapat indikasi (qarinah) yang menunjukkan bahwa ucapan atau perbuatan itu berasal dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, maka dihukumi sebagai marfu‘ secara hukum (marfu‘ hukman).

Atau jika ada qarinah yang menunjukkan bahwa itu hanya sampai pada sahabat, maka dihukumi sebagai mauquf secara hukum (mauquf hukman).


Contohnya: bila seorang tabi‘i berkata, “Termasuk sunnah adalah begini dan begitu.”

Pendapat yang lebih kuat menyatakan bahwa ini termasuk maqtu‘, tetapi berstatus hukum mauquf.


Sebagian ulama juga menggunakan istilah maqtu‘ dan munqati‘ secara bergantian -kadang menyebut maqthu' sebagai munqathi' dan menyebut munqathi' sebagai maqthu'-, sebagai bentuk toleransi bahasa (tajawwuz).

hamba Tuhan

Penting ngaji

Posting Komentar

Harap berkomentar yang bisa mendidik dan menambah ilmu kepada kami

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler