*Pertanyaan*
Mungkin banyak dari kita yang bertanya-tanya: apakah boleh terjadi pembuangan huruf nida’ (seperti يا) dalam bahasa Arab? Dan apakah pembuangan ini terdapat dalam Al-Qur’an?
*Jawaban*
Ya, pembuangan huruf nida’ boleh terjadi dalam bahasa Arab. Bahkan, pembuangan ini sangat sering dijumpai dalam Al-Qur’an.
Salah satu contohnya terdapat pada firman Allah Ta‘ala:
قَالَ رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي
Secara asal, ungkapan tersebut adalah:
قال يا ربِّ
Namun huruf nida’ (يا) dibuang.
Imam Al Karamani menyebutkan: banyak pembuangan يا nida dibelakang الرب dalam Al-Qur'an karena bentuk pensucian dan pengagungan kepada Allah, sebab dalam ungkapan panggilan terdapat unsur tuntutan dan nuansa perintah.
_Referensi_
Al itqan fi 'ulumil Qur'an jilid 3 hal 212 cet. Al hai'ah Al misriyyah
حَذْفُ حَرْفِ النِّدَاءِ كَثِيرٌ: ﴿هَا أَنْتُمْ أُولاءِ ت﴾ ﴿يُوسُفُ أَعْرِضْ﴾ ﴿قَالَ رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي﴾ ﴿فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ﴾ وَفِي الْعَجَائِبِ لِلْكَرْمَانِيِّ: كَثُرَ حَذْفُ «يَا» فِي الْقُرْآنِ مِنَ الرَّبِّ تَنْزِيهًا وَتَعْظِيمًا لِأَنَّ فِي النِّدَاءِ طَرَفًا مِنَ الْأَمْرِ.
