Nadzam Kelima — Sullam al-Munawraq

 ┏━━━ ✨📚 ━━━┓

النَّظَمُ الخَامِس – سُلَّمُ الْمُنَوَّرَق

 *Nadzam Kelima — Sullam al-Munawraq* 

┗━━━━━━━━━━━┛



مَنْ خَصَّنَا بِخَيْرٍ مَنْ قَدْ أُرْسِلَا

وَخَيْرِ مَنْ حَازَ الْمَقَامَاتِ الْعُلَا


Kami bersyukur kepada Dzat yang telah mengistimewakan kami dengan sebaik-baik makhluk yang diutus,

dan bershalawat kepada sebaik-baik manusia yang meraih derajat yang paling tinggi.


 *📖 Penjelasan maknanya:* 


Bait ini berisi pengagungan kepada Allah atas karunia besar yang diberikan kepada umat ini,

yaitu diutusnya Nabi Muḥammad ﷺ sebagai rahmat bagi seluruh alam,

serta pujian kepada Rasul ﷺ sebagai makhluk terbaik yang mencapai derajat paling luhur di sisi Allah.


 *⚖️ Permasalahan dalam Bait:* 


قَالَ الشُّرَّاحُ: وَفِي الْبَيْتِ خَمْسُ مَسَائِلَ


Para pensyarah menjelaskan bahwa dalam bait ini terdapat lima permasalahan penting:


① مَا مَعْنَى (مَنْ خَصَّنَا بِخَيْرٍ)؟

① Apa makna dari “man khashsanā bikhayrin”?


الجواب: أَيْ مَنِ اخْتَارَنَا وَفَضَّلَنَا بِأَنْ جَعَلَنَا مِنْ أُمَّةِ خَيْرِ الْخَلْقِ، مُحَمَّدٍ


Jawaban: Artinya, Allah telah memilih dan memuliakan kita dengan menjadikan kita bagian dari umat terbaik, umat Nabi Muhammad 


② مَنْ الْمُرَادُ بِـ (مَنْ قَدْ أُرْسِلَا)؟


② Siapakah yang dimaksud dengan “man qad ursila”?


الجواب: الْمُرَادُ بِهِ سَيِّدُنَا مُحَمَّدٌ الَّذِي أَرْسَلَهُ اللَّهُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ.


Yang dimaksud adalah junjungan kita Nabi Muḥammad ﷺ yang diutus Allah sebagai rahmat bagi seluruh alam.


③ مَا الْمُرَادُ بِـ (خَيْرِ مَنْ حَازَ الْمَقَامَاتِ الْعُلَا)؟


③ Apa maksud dari “khayri man hazal maqamat al-ula?


الجواب: أَيْ أَنَّهُ ﷺ بَلَغَ أَعْلَى مَرَاتِبِ الْكَمَالِ فِي الْعِبَادَةِ وَالْخُلُقِ وَالْقُرْبِ مِنَ اللَّهِ


Artinya, beliau  telah mencapai derajat tertinggi dalam ibadah, akhlak, dan kedekatan kepada Allah.


④ لِمَ خَصَّ النَّبِيَّ ﷺ بِالذِّكْرِ فِي هَذَا الْمَقَامِ؟


④ Mengapa Nabi ﷺ disebut secara khusus dalam bait ini?


الجواب: لِأَنَّهُ أَعْظَمُ النِّعَمِ الَّتِي أَنْعَمَ اللَّهُ بِهَا عَلَى الْخَلْقِ، فَمِنْ نُورِهِ انْتَشَرَ الْهُدَى وَالْإِيمَانُ.


Karena beliau ﷺ adalah nikmat terbesar yang Allah anugerahkan kepada makhluk; dari cahaya beliau tersebarlah petunjuk dan keimanan.


⑤ مَا الْعِبْرَةُ الَّتِي يُسْتَفَادُ مِنَ الْبَيْتِ؟


⑤ Apa pelajaran yang dapat diambil dari bait ini?


الجواب: أَنَّ الْمُؤْمِنَ يَجِبُ عَلَيْهِ أَنْ يَشْكُرَ اللَّهَ عَلَى نِعْمَةِ بَعْثَةِ النَّبِيِّ ﷺ، وَيُكْثِرَ مِنَ الصَّلَاةِ وَالسَّلَامِ عَلَيْهِ.


Bahwa seorang mukmin wajib bersyukur kepada Allah atas nikmat diutusnya Nabi Muḥammad ﷺ, serta memperbanyak shalawat dan salam kepadanya.


 *✨ KESIMPULAN* 


Bait ini mengajarkan bahwa nikmat terbesar bagi umat manusia adalah diutusnya Rasulullah ﷺ.

Melalui beliau kita mengenal iman, Islam, dan jalan menuju Allah.

Maka pujian kepada Allah dan shalawat kepada Nabi ﷺ adalah wujud syukur tertinggi atas nikmat tersebut.


وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

hamba Tuhan

Penting ngaji

Posting Komentar

Harap berkomentar yang bisa mendidik dan menambah ilmu kepada kami

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler