Definisi hadits marfu'

 *Definisi hadits marfu', dan penjelasannya



المرفوع

هو : الحديث الذي أضيف إلى النبي من القول أو الفعل أو التقرير سواء أكان سنده متصلاً أم لا .


وسمي مرفوعاً لارتفاع رتبته بإضافته إلى النبي ﷺ ، فإذا قال الصحابي : قال رسول الله الله كذا ، أو فعل كذا ، كان هذا الحديث مرفوعاً ، وكذا لو قال التابعي أو تابع التابعي أو من بعدهم ، فإن ذلك يسمى مرفوعا .


ويدخل في هذا التعريف المتصل والمسند وكل ما لا يشترط فيه الاتصال كالمرسل والمعضل ، ويخرج الموقوف والمقطوع .


أنواع الرفع.

الرفع قسمان :

الأول : رفع تصريحي ، وهو الذي فيه : قال رسول الله الله أو عن رسول الله الله ، وهو الذي تقدم آنفاً .


الثاني : رفع حكمي ، وهو الذي لم يصرح فيه الراوي بقوله : قال رسول الله ﷺ ، وهو أنواع كثيرة ، منها قول الصحابي "من السنة كذا وكذا" ، فله حكم الرفع ، ويسمى مرفوعاً حكماً .


حكمه :

أنه قد يكون صحيحاً وقد يكون حسناً وقد يكون ضعيفاً .


[السيد محمد بن علوي المالكي، قواعد الأساسية في علم مصطلح الحديث، صفحة ٢٠-٢١].


Hadis Marfu‘ (مرفوع)

Yaitu hadis yang disandarkan kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam baik berupa ucapan, perbuatan, maupun iqrar (taqrir) baik sanadnya bersambung maupun tidak.


Disebut marfu‘ karena derajatnya terangkat dengan disandarkan kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam.


Maka, apabila seorang sahabat berkata: “Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda begini” atau “Beliau melakukan begini”, maka hadis itu disebut marfu‘.

Demikian pula apabila yang berkata itu seorang tabi‘i, tabi‘ al-tabi‘i, atau generasi setelahnya, maka ucapannya juga disebut marfu‘.


Termasuk dalam definisi ini ialah hadis yang bersambung (muttasil), musnad, maupun yang tidak bersambung seperti mursal dan mu‘dal.


Sedangkan yang tidak termasuk adalah hadis mauquf (disandarkan pada sahabat) dan maqtu‘ (disandarkan pada tabi'in).


Macam-macam Marfu‘


Marfu‘ terbagi menjadi dua jenis:

-Marfu‘ sharih (رفع تصريحي)

Yaitu yang disebut secara jelas dengan lafaz seperti “Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda…” atau “dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam…”.

Inilah yang telah dijelaskan sebelumnya.


-Marfu‘ Hukmi (رفع حكمي).

Yaitu hadis yang tidak disebut secara langsung dengan lafaz “Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda”, namun secara makna menunjukkan bahwa itu bersumber dari Nabi Shallallahu 'Alaihi wasallam.


Contohnya: bila seorang sahabat berkata, “Termasuk sunnah adalah begini dan begitu”, maka ucapan itu berstatus marfu‘ secara hukum, dan disebut marfu' hukman.


Hukumnya :

Hadis marfu‘ bisa berstatus Shahih, hasan, atau da‘if.


 Diantara marfu' adalah ketika seorang tabi'in berkata sesuatu dan sebagian rawinya berkata "يرفعه" ketika menyebut tabi'in, maka dihukumi marfu' secara hukum/marfu' hukman, dan haditsnya adalah marfu'ul mursal.


Diantaranya juga adalah ucapan tabi'in yang menceritakan asbabun-nuzul, maka dinamakan hadits marfu' secara hukum/marfu' hukman.


Diantaranya juga adalah seorang tabi'in atau sebawahnya yang menceritakan tentang sesuatu yang tiada celah bagi pendapat/pandangan (فيما لا مجال للرأي), maka dinamakan hadits marfu' secara hukum/marfu' hukman.

hamba Tuhan

Penting ngaji

Posting Komentar

Harap berkomentar yang bisa mendidik dan menambah ilmu kepada kami

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler