*HUKUM SHALAT JUM'AT JIKA BERTEPATAN DENGAN HARI ID
Jika Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari Jumat, maka kewajiban shalat Jumat bagi penduduk kota tetap harus dilaksanakan setelah shalat Idul Adha, sesuai pendapat mayoritas ulama dari madzhab Syafi'i, Hanafi, dan Maliki. Namun, bagi orang yang tinggal di pedalaman yang menghadiri shalat Id di kota pagi harinya dan sulit kembali ke masjid untuk shalat Jumat, mereka diberikan keringanan (rukhsah) untuk tidak melaksanakan shalat Jumat dan cukup mengganti dengan shalat Dzuhur.
Di Indonesia hampir seluruh desa memiliki masjid sendiri untuk melaksanakan shalat Jum'at. Oleh karena itu konsep penduduk kota dan pedalaman yang sulit ke masjid karena jarak atau kondisi tidak sesuai di banyak daerah di Indonesia. Dengan demikian, hukum shalat Jum'at dapat dikembalikan pada hukum asalnya.
ذَهَبَ الْحَنَفِيَّةُ وَالْمَالِكِيَّةُ إِلَى أَنَّهُ إِذَا وَافَقَ الْعِيدُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَلاَ يُبَاحُ لِمَنْ شَهِدَ الْعِيدَ التَّخَلُّفُ عَنِ الْجُمُعَةِ...
وَذَهَبَ الْحَنَابِلَةُ إِلَى أَنَّهُ إِذَا اجْتَمَعَ الْعِيدُ وَالْجُمُعَةُ فِي يَوْمٍ وَاحِدٍ فَصَلَّوْا الْعِيدَ وَالظُّهْرَ جَازَ وَسَقَطَتِ الْجُمُعَةُ عَمَّنْ حَضَرَ الْعِيدَ؛ لأَِنَّ النَّبِيَّ ﷺ صَلَّى الْعِيدَ، وَقَال: مَنْ شَاءَ أَنْ يُجَمِّعَ فَلْيُجَمِّعْ...
وَأَجَازَ الشَّافِعِيَّةُ فِي الْيَوْمِ الَّذِي يُوَافِقُ فِيهِ الْعِيدُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ لأَِهْل الْقَرْيَةِ الَّذِينَ يَبْلُغُهُمُ النِّدَاءُ لِصَلاَةِ الْعِيدِ: الرُّجُوعُ وَتَرْكُ الْجُمُعَةِ، وَذَلِكَ فِيمَا لَوْ حَضَرُوا لِصَلاَةِ الْعِيدِ وَلَوْ رَجَعُوا إِلَى أَهْلِيهِمْ فَاتَتْهُمُ الْجُمُعَةُ؛ فَيُرَخَّصُ لَهُمْ فِي تَرْكِ الْجُمُعَةِ تَخْفِيفًا عَلَيْهِمْ. وَمِنْ ثَمَّ لَوْ تَرَكُوا الْمَجِيءَ لِلْعِيدِ وَجَبَ عَلَيْهِمُ الْحُضُورُ لِلْجُمُعَةِ، وَيُشْتَرَطُ - أَيْضًا - لِتَرْكِ الْجُمُعَةِ أَنْ يَنْصَرِفُوا قَبْل دُخُول وَقْتِ الْجُمُعَةِ
_Ulama Hanafiyah dan Malikiyah berpendapat bahwa apabila shalat id bertepatan dengan hari Jum'at maka tidak diperbolehkan bagi orang yang menyaksikan(melaksanakan) shalat id meninggalkan shalat Jum'at._
_Ulama Hanbali berpendapat bahwa apabila shalat Id dan shalat Jum'at jatuh pada hari yang sama, lalu mereka mengerjakan shalat Id dan Dzuhur, maka hal itu dibolehkan, dan shalat Jumat gugur bagi mereka yang hadir melaksanakan shalat Id, karena Nabi Saw telah melaksanakan shalat id dan bersabda: Barang siapa yang mau shalat jumat hendaknya dia shalat Jumat._
_Ulama Syafi'iyah memperbolehkan pada hari Id yang bertepatan dengan hari Jum'at bagi penduduk desa yang mendengar panggilan shalat Id untuk pulang dan meninggalkan shalat Jumat. Hal ini berlaku jika mereka menghadiri shalat Id meskipun jika seandainya mereka kembali ke keluarga mereka, maka mereka akan melewatkan shalat Jum'at. Mereka diberikan rukhshah(keringanan) dalam meninggalkan shalat Jum'at untuk memudahkan mereka. Oleh karena itu, jika mereka tidak datang melaksanakan shalat id maka mereka wajib menghadiri shalat Jum'at dan untuk meninggalkan shalat disyaratkan juga mereka berangkat sebelum masuk waktu shalat Jumat._ (Al-Mausu'ah Al-Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyyah, juz 27 hal. 209)
Imam Nawawi rh menyebutkan :
اما الْأَحْكَامُ فَقَالَ الشَّافِعِيُّ وَالْأَصْحَابُ إذَا اتَّفَقَ يَوْمُ جُمُعَةٍ يَوْمَ عِيدٍ وَحَضَرَ أَهْلُ الْقُرَى الَّذِينَ تَلْزَمُهُمْ الْجُمُعَةُ لِبُلُوغِ نِدَاءِ الْبَلَدِ فَصَلَّوْا الْعِيدَ لَمْ تَسْقُطْ الْجُمُعَةُ بِلَا خِلَافٍ عَنْ أَهْلِ الْبَلَدِ وَفِي أَهْلِ الْقُرَى وَجْهَانِ الصَّحِيحُ الْمَنْصُوصُ لِلشَّافِعِيِّ فِي الْأُمِّ وَالْقَدِيمُ أَنَّهَا تَسْقُطُ
_Adapun hukum-hukumnya maka imam Syafi'i dan ulama Syafiiyah mengatakan apabila hari jumat bertepatan dengan hari Id dan ahlul qura(penduduk desa) yang wajib melaksanakan shalat jum'at karena sampainya nida telah hadir untuk melaksanakan shalat Id maka shalat jum'at tidak gugur dari ahlul balad(penduduk kota) tanpa adanya perselisihan dan tentang penduduk desa maka ada dua pendapat. Pendapat yang shahih yang ditulis oleh imam Syafi'i dalam kitab Al-Umm dan qaul qadimnya imam Syafi'i adalah shalat jum'at gugur (dari penduduk desa)._ (An-Nawawi, Al Majmu', juz 4 hal. 491)
> Link Saluran: https://whatsapp.com/channel/0029Vawde5oDOQIg2pAAPm0U