┏━━━ ✨📚 ━━━┓
النَّظَمُ الرَّابِع – سُلَّمُ الْمُنَوَّرَق
*Nadzam Keempat — Sullam al-Munawraq*
┗━━━━━━━━━━━┛
نَحْمَدُهُ جَلَّ عَلَى الإِنْعَامِ
بِنِعْمَةِ الإِيْمَانِ وَالإِسْلَامِ
Kita memuji Allah Yang Maha Agung atas segala karunia-Nya,
yaitu nikmat iman dan Islam.
*📖 Penjelasan maknanya:*
Bait ini berisi pujian dan syukur kepada Allah atas nikmat yang paling agung: iman dan Islam.
Keduanya adalah sumber keselamatan dan kemuliaan bagi hamba-Nya.
*⚖️ Permasalahan dalam Bait:*
قَالَ الشُّرَّاحُ: وَفِي الْبَيْتِ خَمْسُ مَسَائِلَ
Para pensyarah menjelaskan bahwa dalam bait ini terdapat lima permasalahan penting:
① لِمَ حَمِدَ أَوَّلًا بِالْجُمْلَةِ الِاسْمِيَّةِ، وَهُنَا بِالْجُمْلَةِ الْفِعْلِيَّةِ؟
① Mengapa pujian pada bait sebelumnya digunakan jumlah ismiyyah, sedangkan di sini jumlah fi‘liyyah?
الجواب: أَنَّ الْحَمْدَ هُنَا مُتَعَلِّقٌ بِالنِّعَمِ، وَهِيَ مُتَجَدِّدَةٌ، فَنَاسَبَ أَنْ يُحْمَدَ بِمَا يَدُلُّ عَلَى التَّجَدُّدِ، وَهُوَ الْجُمْلَةُ الْفِعْلِيَّةُ.
Karena pujian di sini berkaitan dengan nikmat yang terus diperbarui, maka sesuai jika memakai jumlah fi‘liyyah yang menunjukkan makna terus-menerus.
② لِمَ حَمِدَ عَلَى الإِنْعَامِ الَّذِي هُوَ الْوَصْفُ، وَلَمْ يَحْمَدْ عَلَى النِّعْمَةِ؟
② Mengapa memuji atas al-in‘am (sifat memberi nikmat),bukan atas an-ni‘mah (nikmatnya sendiri zat)?
الجواب: بِأَنَّ الْحَمْدَ عَلَى النِّعْمَةِ يُوهِمُ اخْتِصَاصَ الْحَمْدِ بِهَا دُونَ غَيْرِهَا، خِلَافًا لِلْحَمْدِ عَلَى الْوَصْفِ.
Karena memuji atas nikmat bisa memberi kesan bahwa pujian hanya untuk nikmat tertentu, berbeda dengan memuji atas sifat memberi nikmat yang mencakup seluruh karunia Allah.
③ مَا الْمُرَادُ بِـ (جَلَّ عَلَى الإِنْعَامِ)؟
③ Apa maksud dari “jalّ ala al-in‘am”?
الجواب: أَيْ تَعَالَى وَتَنَزَّهَ عَنِ النَّقَائِصِ، وَهُوَ الْمُنْعِمُ الْحَقِيقِيُّ عَلَى عِبَادِهِ.
Artinya, Allah Maha Tinggi dan Suci dari segala kekurangan, Dialah pemberi nikmat sejati kepada hamba-hamba-Nya.
④ لِمَ خَصَّ نِعْمَةَ الإِيمَانِ وَالإِسْلَامِ؟
④ Mengapa disebut khusus nikmat iman dan Islam?
الجواب: لِأَنَّهُمَا أَشْرَفُ النِّعَمِ وَأَعْظَمُهَا، وَبِهِمَا تَتِمُّ السَّعَادَةُ فِي الدَّارَيْنِ.
Karena keduanya adalah nikmat paling mulia dan agung, yang menjadi sebab kebahagiaan di dunia dan akhirat.
⑤ مَا الْفَرْقُ بَيْنَ الإِيمَانِ وَالإِسْلَامِ؟
⑤ Apa perbedaan antara iman dan Islam?
الجواب:الإِيمَانُ تَصْدِيقٌ بِالْقَلْبِ، وَالإِسْلَامُ انْقِيَادٌ بِالْجَوَارِحِ.
Iman adalah pembenaran dalam hati, sedangkan Islam adalah ketundukan dan amal dengan anggota badan.
*✨ KESIMPULAN*
Bait ini mengajarkan bahwa pujian kepada Allah harus disertai kesadaran atas nikmat yang terus diperbarui, dan nikmat terbesar di antaranya adalah iman dan Islam, dasar dari seluruh keberkahan.
وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ
Oleh : Kang Alwi
