Tanya Jawab Ilmu Manṭiq

 📗 Tanya Jawab Ilmu Manṭiq

(Pertanyaan 41–50)



41.Apa yang dimaksud dengan al-hadd dalam mantiq?


JAWABAN:


Al-hadd adalah definisi yang menjelaskan hakikat sesuatu sehingga membedakannya dari selainnya.

Tujuannya agar makna suatu istilah menjadi jelas dan tidak rancu.


42.Sebutkan macam-macam al-hadd!


JAWABAN:


➊ Al-hadd at-tam  definisi yang terdiri dari jins dan fasl (pembeda hakiki)

➋ Al-hadd an-naqis definisi yang tidak mencakup semua unsur hakikat, hanya sebagian.

➌ Ar-rasm at-tam penjelasan dengan jins dan khasṣah 

➍ Ar-rasm an-naqis penjelasan dengan sebagian sifat yang melekat.


43.Apa syarat-syarat definisi yang benar (al-ḥadd as-sahih)?


JAWABAN:


➊ Mencakup seluruh hakikat makna.

➋ Tidak keluar dari batasan makna.

➌ Tidak berputar (tidak mendefinisikan sesuatu dengan dirinya).

➍ Tidak mengandung lafaz majaz atau musytarak.

➎ Jelas dan tidak terlalu panjang.


44.Apa yang dimaksud dengan al-mahdud dan al-ḥadd?


JAWABAN:


Al-maḥdud adalah sesuatu yang hendak dijelaskan hakikatnya.

Sedangkan al-hadd adalah penjelasan atau definisi terhadap al-mahdud itu.


45.Apa perbedaan antara ḥadd dan ta‘rif?


JAWABAN:


Al-hadd digunakan untuk menjelaskan hakikat sesuatu dari segi esensinya.

Sedangkan at-ta‘rif bersifat lebih umum, bisa menjelaskan hakikat atau hanya mengenalkan.


46.Apa yang dimaksud dengan kulliyyat al-khams?


JAWABAN:


Kulliyyat al-khams adalah lima konsep umum yang digunakan dalam mendefinisikan sesuatu, yaitu:

➊ Jins  bagian umum yang mencakup banyak jenis.

➋ Naw  bagian yang menunjukkan jenis tertentu.

➌ Fasl pembeda hakiki antara satu jenis dan lainnya.

➍ Khasṣah sifat luar yang khusus bagi sesuatu.

➎ Ariḍ'am – sifat luar yang juga terdapat pada selainnya.


47.Apa yang dimaksud dengan mafhum kulli dan mafhum juz’i dalam manṭiq?


JAWABAN:


Mafhum kulli adalah pengertian yang dapat diterapkan pada banyak individu, seperti “manusia” yang berlaku untuk seluruh manusia.

Sedangkan mafhum juz’i adalah pengertian yang hanya berlaku pada satu individu tertentu, seperti “Zaid” atau “Mesir.”

Perbedaan ini penting untuk membedakan antara konsep umum dan khusus dalam proses berpikir logis.


48.Apa yang dimaksud dengan fasl dalam kulliyyat al-khams?


JAWABAN:


Fasl adalah sifat esensial yang membedakan satu jenis dari jenis lainnya dalam satu jins.

Contoh: berpikir (an-nutq) adalah fasl yang membedakan manusia dari hewan lain.


49.Apa fungsi utama kulliyyat al-khams dalam ilmu mantiq?


JAWABAN:


Fungsinya untuk membantu memahami hubungan antar makna, membentuk definisi yang tepat, dan menghindari kekeliruan dalam penalaran konseptual.


50.Apa manfaat memahami al-hadd dan kulliyyat al-khams bagi penuntut ilmu?


JAWABAN:


Manfaatnya adalah agar mampu menjelaskan makna secara tepat, tidak rancu dalam istilah, dan dapat menyusun hujjah dengan jelas dan ilmiah.

Ia menjadi dasar bagi pemahaman yang tertib dan sistematis dalam seluruh cabang ilmu.


وَاللّٰهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

hamba Tuhan

Penting ngaji

Posting Komentar

Harap berkomentar yang bisa mendidik dan menambah ilmu kepada kami

Lebih baru Lebih lama

Tag Terpopuler